Cerita Seks Adik Pacarku Yang Doyan Di Genjot

By | September 24, 2022

Cerita Seks – Nama saya Ferdi Firmansyah, saya langsung ke TKP. Rabu malam saya pulang ke rumah pacar saya Lini.
Tak lama kemudian, Santi Adik, pacarku, membukakan pintu. “Kakak.. Masuk saja dulu. “Aku segera membuka pintu dan masuk. “Santi .. dimana kakakmu?” aku bertanya

Santi Yang Menikmati Ngentot

“Mungkin masih di kamar mandi. setidaknya sudah selesai,” jawabnya

“Ya, aku akan menunggu di sini,” kataku

“Ah saudari, aku akan kembali dulu agar kamu bisa pergi minum,” katanya

“Tuan, apa yang kamu lakukan? bagaimana kamu bisa pulang”

“Ganti baju. Ya, sakit..hehehehe…”

Dari waktu ke waktu, Santi muncul dari kamar mandi, berganti pakaian yang lebih kecil dari pakaian biasanya
Santi, meletakkannya di atas meja. Ketika saya meletakkannya di atas meja, saya kebetulan melihat bahwa payudaranya yang besar dan halus sangat berbeda dari Santi.

Wow, kebetulan sekali, saya ingin menyentuh tubuhnya untuk waktu yang lama.

Dina kembali ke kamar dan mengajakku menonton TV.
“Kak Fer ke kamar Santi saja, lihat saja di sini,” katanya
“Ada ledakan sar,” kataku

Pikiranku kotor. Aku langsung masuk ke kamar dan mulai mengobrol. Aku dan Santi sedang berbicara, tapi aku hanya fokus pada payudaranya tanpa tank top. Dan aku bisa melihat pahanya yang mulus. Saree hanya mengenakan pakaian minim yang dipasangkan dengan payudara besar dan kencang yang membuat pakaiannya terlihat terangkat dan dia hanya mengenakan celana pendek setinggi paha.

Meski baru berusia 16 tahun, tubuhnya layak menjadi model seksi. Wajah cantik, bibir, wajah. Setelah mengobrol sebentar, Santi pergi ke gelas. Santi menatapku tapi matanya terkadang menatapku tapi aku terpana dengan pantatnya yang bulat

“Merindukan? Apa yang kamu lihat? Body Santi benar-benar cantik, bukan?”

“Uhhh tidak, kamu cantik bukan?”

“Ya… Saudara Santi Tauw, apa yang kamu lihat? Payudara dengan pantat Santikan”

Pada saat yang sama, Dina memeluk payudaranya dari luar. Dan gaya nakal kecil mengguncang gelandangan bulat itu. “

  • Apa yang kamu lakukan, kamu tahu cara mengayun dengan baik. Kataku sambil melingkarkan tanganku di pinggangnya.

Aku melihatnya mulai gelisah dan bersandar padaku setelah aku meraih pinggangnya
“Pahamu juga lembut,” kataku

“Ya, Hyun, Santi selalu melatih tubuh Santi,” katanya sambil menepuk dadaku.

“Kalau memang ada, silahkan cek bro”

“Sangat tidak menyenangkan kak, oke, lihat,” menurunkan baju duka dan memegang piring marah besar.

“Kamu sangat besar, Kakak sangat bersemangat,” kataku, memeluknya dengan berani

“Dean bro lanjutkan”

Saya melihat tindakan Santi yang semakin panas. Santi melepas semua pakaiannya dan hanya menyisakan CD bekas “Payudaranya Menggantung Gratis”. Aku perlahan membuka bra-nya dan mengisap puting merah mudanya yang serasi dengan kulitnya yang putih.
Aku meremas dadaku sambil mengisap. Santi bukan pemberontak, bahkan Dina merasa tenang. Mencium bibirnya yang lembut.

“Kamu bebas menyentuh tubuhku, tapi Santi meminta untuk tidak diekspos, Kak.”

“Jadi kamu lambat”

Saya mengambil Santi dan meletakkannya di tempat tidur. Aku membuka celana dalamku, memintanya untuk menghisap penisku. Santi segera memakan penisku dengan Lahaap. Saya hanya menikmati setiap sedotan yang dia buat. Oooooh.. Enak sekali.. Lalu aku meletakkannya dan membuka CD pink. Lihatlah vaginanya yang mulus, ditumbuhi rambut kemaluan yang tipis. Aku menjilatnya dan labia Kristolis, dan kadang-kadang aku menjulurkan lidahku ke dalam vaginanya.

“Aaaawwwhhh…Aaaawwwhhh…”

“Ahhh hisap vaginaku kak” tangannya menjambak rambutku dan membenamkan mulutku di vaginanya sebagai tanda bahwa dia akan datang.

“Aaaaaaahhhhhh Kaaaaakkkk Aaaaakkkkkkuuu Keeeeellluuarr!! Oooowwhhh…Oooowwhhh

“Aaaah..eeeeah..Aaaah..Aku tidak tahan lagi Kak Massukinn” desahnya, aku siap untuk memasukkan penisku kemudian. Perlahan tapi pasti aku mendorong melalui vaginanya.

Santi sudah memiliki banyak tanduk.
“Ooohhhh….Pelan-pelan kumasukkan penisku ke dalam lubang wanita itu, kugosok Dan Blesssshh! Masuk langsung dengan cairan kewanitaannya ternyata Santi sudah tidak perawan lagi

Aku menekan tepat di vaginanya, yang sudah diolesi dengan orgasme, aku mengacaukannya dengan kecepatan yang cukup cepat, menikmati vagina ketat adikku yang nikmat.
Setelah 15 menit kami bercinta Santi akhirnya ingin keluar Laggy dan Criettt Criettt Keluar penisku aku terus menusukkan ke dalam vaginanya membuatnya menggeliat dan mengerang nikmat

“Aaaahhhhh, dorong memekku. Santi Yang Doyan Kontol
Akhirnya keluarlah cairan yang dinanti Santi, Crott Crott Crott ku keluarkan semua maniku ke dalam rahim Santi
Akhirnya, Aku dan Dina mencapai klimaks.